Indonesia
merupakan Negara yang berpotensi tinggi terhadap perekonomian, kini potensi
Indonesia tengah diperhatikan oleh dunia Internasional. Indonesia merupakan Negara yang memiliki
perekonomian terbesar di Asia Tenggara dan terbesar di Asia setelah China dan
India. Berbagai karakteristik yang ada,
telah menempatkan Indonesia pada posisi yang bagus untuk mengalami perkembangan
ekonomi yang lebih pesat. Indonesia pernah mengalami gejolak politik dan sosial
yang hebat pada tahun 1960an. Pada saat itu Indonesia dalam pimpinan presiden
Soekarno. Setelah bergantinya kepemimpinan dari Soekarno kepemimpinan Soeharto,
Indonesia melakukan restrukurisasi tata kelola fiskal selama 2 dekade. Selama 2
dekade tersebut perkonomian Indonesia ditompang dari berbagai kegiatan sektor
Industri dan sektor perdagangan yang berbasis ekspor, dengan menggerakkan
perekonomian di Indonesia sehingga Indonesia masuk kedalam salah satu The East Asia Miracle pada tahun
1990an. Hal tersebut membuat Indonesia mampu dalam menciptakan stabilitas
sosial, politik, dan pertahanan keamanan yang menjadikan fondasi ekonomi yang
kuat untuk menghasilkan pembangunan dan pertumbuhan perekonomian yang tinggi
dengan ditompang oleh sektor industri manufaktur yang berbasis ekspor dan
industri pengelolaan sumber daya alam.
Indonesia
juga pernah mengalami Krisis moneter pada bulan juli tahun 1997. Hal
tersebut telah menimbulkan kepanikan
ekonomi didunia yang seakan-akan runtuh. Krisis ini berlangsung selama 2 tahun
dan berubah menjadi krisis ekonomi. Banyak perusahan-perusahaan tersebut tutup
mengakibatkan banyak karyawan yang diPHK dan semakin banyak orang yang
kehilangan pekerjaan dengan akhirnya menjadi pengangguran. Namun krisis
tersebut telah teratasi dengan dilakukannya operasi pasar guna controlling harga dipasar, melakukan
penentuan penentuan harga yang ada dipasaran, memperketat neraca perdagangan,
dan menambahkan peredaran uang yang ada di masyarakat.
Tahun
ini tidak hanya di Indonesia namun di beberapa Negara lain juga terkena musibah
pandemic covid-19. Covid-19 ini merupakan virus yang berbahaya, virus ini
menyerang sistem pernapasan. Virus ini mengakibatkan gangguan ringan mulai dari
sistem pernapasan, infeksi pada paru-paru hingga dapat menyebabkan kematian.
Virus ini dapat menyerang segala usia mulai dari bayi, anak-anak, remaja, dewasa
hingga tua. Seseorang yang gampang tertular dari virus ini adalah orang yang
memiliki imun rendah. Virus ini ditemukan pertama kali dikota Wuhan, China pada
bulan Desember 2019. Kemudian virus ini menular dengan sangat cepatnya ke
berbagai Negara. Gejala yang ditimbulkan dari covid-19 ini sangat menyerupai
dengan gejala flu yaitu demam, batuk, pilek, sakit kepala dan sakit
tenggorokan. Gejala tersebut dapat hilang dan sembuh, tetapi bisa juga malah
semakin memberat. Virus ini dapat
menempel ditubuh manusia akibat tidak sengaja telah menghirup percikan dari
ludah seseorang yang terkena covid-19. Memegang area mulut atau hidung setelah
memegang benda yang terkena percikan ludah dari seseorang yang terkena covid-19
tanpa mencuci tangan menggunakan sabun terlebih dahulu. Melakukan kontak
berjarak dekat dengan seseorang yang terkena covid-19.
Covid
19 ini sangat berdampak terhadap pereknomian, tidak tanggung-tanggung covid-19
ini mempengaruhi banyak sektor. Mulai dari yang dikategorikan high impact, medium impact, dan low impact. Yang dikategorikan High Impact meliputi Pariwisata (Hotel,
restaurant, transportasi, agen perjalanan), manufaktur (Tekstil, kimia,
plastik), Bahan bangunan, alat berat, Properti &konstruksi serta farmasi.
Untuk kategori medium impact meliputi
multifinance, otomotif, pusat
perbelanjaan, peternakan, perikanan, distribusi/retailer non-essential goods, komoditas (perkebunan, tambang, logam, logam,
mineral). Terakhir, yang termasuk kategori low
impact meliputi kemasan, e-commerce,
pembangkit listrik, alat kesehatan, makanan pokok, distribusi/retailer essential goods, cigarette/tobacco, IT/Communication. Jika sebelumnya krisis
moneter yang berhasil memporak porandakan perekonomian di Indonesia itu
dikarenakan oleh aktivitas perbankan. Maka covid-19 ini diakibatkan karena
virus yang menyerang kesehatan yang berhasil menularkan ke banyak orang. Krisis
moneter yang berhasil memporak porandakan perekonomian di Indonesia saja dapat
terselesaikan. Maka dampak perekonomian yang diakibatkan karena covid-19 ini
juga dapat diatasi.
Cara
mengatasi permasalahan perekonomian yang ditimbulkan karena pandemic covid-19
ini yaitu dimulai dari akar rumput. Strategi hibernasi dapat dilakukan yaitu
memberikan bantuan keuangan kepada para pekerja, memberikan subsidi upah kepada
para pekerja, memberikan kembali tunjangan-tunjangan yang pernah mati. Hal
tersebut dilakukan guna untuk mempertahankan karyawan agar tidak pergi satu
persatu dari perusahaan tersebut, sehingga perusahaan dapat melakukan
operasionalnya seperti semula dan para pekerja dapat bekerja dengan semestinya
tanpa ada hasutan-hasutan belum mendapat tunjangan dan sebagainya. Mengunakan uang kas Negara untuk membantu UKM
dalam membangun usahanya lagi. Jika akan menerapkan sistem itu, pemerintah
harus tetap memperhatikan dan mengontrol utang Negara. Karena dilihat utang
Negara Indonesia ini telah mencapai Rp 5,536 Triliun. Bukan berarti akan
membangun perekonomian yang sempat terporak porandakan karena pandemi covid-19
tetapi tidak memperhatikan akan utang Negara. Jika utang Negara semakin banyak
juga akan mempengaruhi pembangunan nasional. Indonesia juga perlu meningkatkan
kualitas dari tiap individu agar melek terhadap teknologi, karena teknologi
selalu berdampingan dengan kita dan semakin bertumbuhnya kemajuan zaman maka
teknologi akan semakin canggih. Jika kita tidak melek akan teknologi maka akan
jauh tertinggal dan bisa juga manusia akan terkalahkan oleh teknologi tersebut.
Menjaga sarana dan prasarana khususnya transportasi-trnsportasi baik darat, laut
maupun udara. Karena semenjak lockdown banyak transportasi-transportasi yang
belum diperbolehkan jalan. Maka dari itu diperlukan perawatan-perawatan akan
mesinnya, karena ditakutkan terdapat mesin-mesin yang rusak dan sebagainya.
Mengalokasikan dana pasar modal juga dapat membantu mengatasi permasalahan
ekonomi yang disebabkan pandemic covid-19. Indonesia juga harus memperbaiki
hubungan ekspor dengan Negara lain, dan tentunya harus memperbaiki
proyek-proyek yang sempat terhentikan.
Jadi,
setiap segala permasalahan baik perekonomian atau apapun itu pasti aka nada
jalan keluarnya. Tergantung bagaimana cara mengatasi permasalahan tersebut.
Untuk mengatasi permasalahan perekonomian akibat ditimbulkannya karena pandemic
covid-19 ini yang paling tepat yaitu menyelesaikan dari akar permasalahan
tersebut. Jika akar permasalahannya telah terselesaikan maka akan dengan mudah
menyelesaikan dampak yang ditimbulkan.
Sumber Referensi
Lepi,
T Tarmidi. Krisis Moneter Indonesia : Sebab, Dampak, Peran IMF, dan Saran diakses
melalui https://scholar.ui.ac.id/en/publications/krisis-moneter-indonesia-sebab-dampak-peran-imf-dan-saran
pada Selasa, 19 Mei 2020
Wikipedia.
Ekonomi Indonesia yang diakses melalui https://id.m.wikipedia.org/wiki/Ekonomi_Indonesia
pada Selasa, 19 Mei 2020
Australia,
ABC. 2020. Strategi Ekonomi Beberapa Negara hadapi Wabah Virus Corona yang
diakses melalui https://www.vivanews.com/bisnis/ekonomi/43527-strategi-ekonomi-beberapa-negara-hadapi-wabah-virus-corona
pada Rabu,20 Mei 2020
2020.
Utang Pemerintah Tembus Rp 4.817,5 Triliun hingga januari 2020 yang diakses
melalui https://m.liputan6.com/bisnis/read/4183124/utang-pemerintah-tembus-rp-48175-triliun-hingga-januari-2020
pada Rabu, 20 Mei 2020
4
Hal Ini Bisa Tingkatkan Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi Lakukan Yuk! yang
diakses melalui https://koinworks.com/blog/pembangunan-ekonomi/ pada Rabu, 20 Mei 2020
Mantap
BalasHapusterimakasih
Hapus